OOTD Rafting untuk Gen Z, Tetap Kece di Foto, Tetap Aman di Sungai
Rafting makin sering masuk bucket list Gen Z. Bukan
cuma karena seru, tapi juga karena vibes-nya “ramai”, basah-basahan, adrenalin,
lalu pulang dengan cerita dan foto yang kelihatan hidup.
Di sisi lain, muncul satu dilema yang sering banget
kejadian: pengin tampil kece, tapi takut salah kostum.
Dan di rafting, “salah kostum” bukan sekadar kurang
cocok di feed, bisa bikin gerak jadi berat, kedinginan, lecet, atau malah rawan
terpeleset.
Kalau kamu lagi nyari panduan OOTD rafting yang
aman sekaligus estetik, ini rangkumannya, gaya bahasa santai tapi tetap serius
soal keselamatan.
OOTD
Rafting yang Wajib Dipakai
OOTD rafting yang aman itu yang ringan, cepat kering, tidak membebani
tubuh saat basah, dan tidak bikin licin saat bergerak.
Pilih atasan dry fit/quick dry atau rashguard,
bawahan short sport/legging sporty/celana hiking ringan, plus alas kaki anti
slip dengan strap kuat.
Kalau ingin tetap kece ala Gen Z, mainkan warna
yang “rapi” di outdoor (hitam-olive, navy-putih, beige-army, pastel sporty)
dan pilih potongan yang clean, bukan yang ribet.
Bahan yang paling direkomendasikan biasanya polyester/nylon blend karena cepat kering dan tidak menyerap air seberat katun.
Outfit yang harus dihindari: jeans, hoodie tebal, katun berat, sandal jepit, sepatu kanvas/putih, serta aksesori berlebihan yang rawan hilang atau nyangkut.
Intinya, kece boleh, tapi jangan mengorbankan fungsi. Di sungai, outfit
terbaik itu yang “nggak terasa” dipakai: aman, fleksibel, dan tetap enak
difoto.
Kenapa
OOTD Rafting Jadi Tren di Kalangan Gen Z?
OOTD
rafting adalah pilihan outfit yang dipakai khusus untuk aktivitas arung jeram, biasanya
dipikirkan dari dua sisi: fungsi keselamatan dan tampilan saat
difoto.
Karena
rafting identik dengan air, gesekan, dan gerak aktif, outfit-nya punya standar
berbeda dibanding outfit hangout.
Di sinilah
banyak Gen Z mulai tertarik: outdoor bukan cuma aktivitas, tapi juga pengalaman
visual yang seru untuk didokumentasikan, dengan gaya yang tetap terlihat clean,
sporty, dan natural.
Masalahnya, yang
sering terjadi justru sebaliknya: ingin tampil hits, tapi salah bahan atau
salah alas kaki.
Ada juga
yang memilih outfit “biar aman”, tapi ternyata terlalu berat saat basah, bikin
foto terlihat kusam, dan membuat badan cepat tidak nyaman sepanjang trip.
Kalau kamu butuh gambaran lengkap soal pengalaman rafting di area Batu–Malang (alur kegiatan, persiapan, dan hal teknis lain), kamu bisa baca panduan rafting Batu Malang.
![]() |
| Sepatu air anti slip |
Kenapa outfit rafting beda dari outfit jalan-jalan
Rafting itu basah. Tapi bukan sekadar “basah
hujan”.
Di sungai, kamu akan menghadapi:
- Air yang terus mengenai tubuh, kadang cukup deras.
- Gesekan dari pelampung, perahu, tali, atau bebatuan
saat manuver.
- Gerak aktif: mendayung, menahan posisi, naik-turun
perahu.
- Perubahan suhu tubuh setelah basah dan kena
angin.
Outfit yang salah bisa bikin:
- Berat karena menyerap air.
- Dingin karena kain menahan air lama.
- Lecet karena bahan kasar atau jahitan tidak nyaman.
- Licin/kurang grip terutama di alas kaki.
Di sinilah logika OOTD rafting harus dimulai: fungsi
dulu, estetika menyusul, dan kabar baiknya, keduanya bisa jalan bareng.
Kenapa
Outfit Rafting Nggak Bisa Asal “Yang Penting Bagus”
Di banyak kegiatan rafting, hal yang paling sering
“mengganggu mood” itu bukan derasnya arus, tapi outfit yang keliru: celana yang
makin berat setiap menit, kaus yang nempel dingin di badan, atau sandal yang
bikin langkah jadi ragu.
Secara sederhana, OOTD rafting yang ideal itu
memenuhi tiga hal:
- Aman: tidak menghambat gerak, tidak licin, minim
risiko tersangkut.
- Nyaman: cepat kering, ringan, tidak bikin lecet.
- Siap difoto: warna dan potongan rapi, tidak mudah “jatuh”
saat basah.
Dan ini bukan cuma soal gaya. Pemerintah juga
menekankan pentingnya standar perlengkapan di kegiatan arung jeram.
Kemenparekraf menyatakan bahwa penyelenggara harus menyediakan peralatan dan perlengkapan arung jeram yang layak serta memenuhi standar keamanan dan keselamatan.
Menurut aku kalau penyelenggara saja didorong
memenuhi standar keselamatan, peserta juga sebaiknya mengimbangi dari sisi
personal, termasuk memilih outfit yang tepat, bukan sekadar yang lucu di
kamera.
Kalau kamu penasaran kenapa banyak orang pulang rafting terasa lebih “lega” secara mental, kamu bisa lanjut baca soal manfaat rafting.
Panduan
Praktis: Checklist OOTD Rafting yang Wajib Dipakai
Checklist
OOTD Rafting yang Wajib Dipakai
- Atasan quick dry (dry fit / rashguard / kaos
olahraga ringan)
- Bawahan ringan (short sport / legging
sporty / celana hiking tipis)
- Alas kaki anti slip (sepatu air atau sandal
rafting strap kuat)
- Inner yang nyaman (sport bra/top olahraga
yang tidak bikin iritasi)
- Waterproof pouch untuk HP dan barang kecil
- Baju ganti + handuk untuk setelah selesai
Checklist
OOTD Rafting yang Sebaiknya Dihindari
- Jeans
- Katun tebal
- Hoodie/sweater
- Rok atau dress
- Sandal jepit
- Sepatu kanvas/putih
- Aksesori mahal/berlebihan (cincin, jam, kalung
panjang)
Checklist
Outfit Rafting untuk Pemula
- Pilih outfit “aman dulu”: quick dry +
short/legging + alas kaki anti slip
- Bawa satu set cadangan lengkap
- Hindari bahan yang bikin berat saat basah
- Pastikan tidak ada bagian outfit yang gampang
tersangkut
Detail
Per Kategori: Atasan, Bawahan, Alas Kaki
Atasan
yang tepat untuk rafting
Rekomendasi:
- Dry fit / quick dry: ringan, cepat kering,
tetap enak dipakai saat basah.
- Rashguard: lebih “rapi” di foto, sekaligus membantu
mengurangi gesekan.
- Kaos olahraga ringan: pilihan aman kalau
bahannya benar-benar quick dry.
Hindari:
- Katun tebal: terlihat “baik-baik saja” saat kering, tapi
jadi beban saat basah.
- Hoodie/sweater: menyerap air, berat, dan
bikin tubuh cepat dingin.
Bawahan
yang tepat
Rekomendasi:
- Short sport: paling praktis dan ringan.
- Legging sporty: nyaman, fleksibel, dan
relatif aman untuk gerak aktif.
- Celana hiking ringan: cocok buat yang ingin
lebih tertutup, asal bahannya quick dry.
Hindari:
- Jeans: berat, lama kering, dan
bikin gerak tidak leluasa.
- Rok: rawan tersangkut dan
menghambat.
- Celana berat yang menyerap
air:
bikin cepat lelah.
Alas
kaki: poin keselamatan yang sering diremehkan
Rekomendasi:
- Sandal rafting dengan strap
kuat:
stabil, tidak gampang lepas, dan lebih aman.
- Sepatu air anti slip: grip bagus, cocok untuk
medan licin.
Hindari:
- Sandal jepit: gampang lepas dan licin.
- Sepatu kanvas (apalagi putih): menyerap air, berat, dan
lama kering.
Kalau ini rafting pertamamu dan kamu ingin gambaran suasana yang lebih “ramah pemula”, kamu bisa cek referensi rafting pemula.
![]() |
| OOTD rafting |
Do
& Don’t OOTD Rafting (Wajib)
Do
- Pakai bahan quick dry supaya tetap ringan saat
basah.
- Pilih outfit yang pas badan (tidak terlalu longgar)
agar tidak tersangkut.
- Gunakan alas kaki anti slip dengan strap yang mengunci.
- Utamakan kenyamanan jahitan (minim gesek) untuk
menghindari iritasi.
- Bawa waterproof pouch untuk barang penting.
- Siapkan baju ganti lengkap agar pulang tetap nyaman.
Don’t
- Jangan pakai jeans karena berat dan menghambat
gerak.
- Jangan pakai hoodie tebal karena menyerap air dan
bikin dingin.
- Jangan pakai sandal jepit karena rawan lepas.
- Jangan pakai sepatu kanvas/putih karena cepat rusak dan
berat saat basah.
- Jangan pakai aksesori mahal/berlebihan karena mudah hilang atau
nyangkut.
- Jangan memaksakan outfit yang “bagus di foto”
tapi bikin ragu melangkah.
Rekomendasi
Style Gen Z: Kece, Aman, dan Fotogenik
1) Sporty
clean
Kombinasi outfit:
- Rashguard/kaos dry fit polos
- Legging sporty atau short sport
- Sepatu air atau sandal rafting strap kuat
Alasan aman/nyaman: ringan, minim gesekan, cepat kering.
Kenapa estetik: look clean itu “naik kelas” di foto outdoor, apalagi
kalau warna solid.
2) Street
outdoor
Kombinasi outfit:
- Kaos quick dry oversize (yang tetap ringan)
- Celana hiking tipis atau short sport
- Sandal rafting strap kuat
- Topi quick dry (opsional, tergantung aturan
operator)
Alasan aman/nyaman: tetap fleksibel, tidak membebani saat basah.
Kenapa estetik: vibe “street ketemu alam” cocok untuk foto sebelum start
dan setelah finish.
3)
Hijab-friendly rafting
Kombinasi outfit:
- Inner sport + outer rashguard/quick dry lengan
panjang
- Celana hiking ringan atau legging sporty +
short layering (opsional)
- Hijab sport (bahan quick dry) atau penutup
kepala sporty yang aman
- Sepatu air/sandal rafting strap kuat
Alasan aman/nyaman: tertutup tapi tetap cepat kering dan tidak berat.
Kenapa estetik: siluet rapi dan warna yang tepat bikin foto tetap clean, bukan “berantakan karena basah”.
Buat yang suka nuansa sungai dan pengin bacaan yang lebih storytelling, kamu bisa mampir ke kisah Sungai Brantas
Outfit
yang Bikin “Nggak Kece” dan Berisiko (Do Not Wear)
- Jeans: makin lama makin berat, dan terlihat “turun”
di foto karena kain mengembang saat basah.
- Hoodie tebal: basahnya lama, bikin badan cepat dingin, dan
gerak jadi berat.
- Sepatu putih/kanvas: cepat kotor, berat, dan
biasanya licin saat basah.
- Aksesori mahal/berlebihan: rawan hilang, bisa
nyangkut, dan mengganggu gerak.
- Katun berat: menyerap air, menahan dingin, dan bikin kamu
cepat capek.
Tips
Foto OOTD Rafting: Estetik tapi Aman
Momen
foto terbaik
- Sebelum start: outfit masih rapi,
lighting biasanya enak.
- Saat briefing: candid yang natural, tetap
aman karena belum masuk area licin.
- Setelah finish: foto “basah tapi puas”
yang paling terasa real.
Angle
aman
- Ambil foto dari area yang stabil, bukan
pinggir licin.
- Prioritaskan candid mid-shot (setengah
badan) untuk menangkap ekspresi tanpa harus mengambil risiko.
Larangan
penting
- Jangan foto di area licin atau dekat arus tanpa
arahan pemandu.
- Jangan memaksa berdiri di batu basah hanya
demi angle.
Waterproof
pouch untuk HP
Kalau bawa HP, waterproof pouch itu bukan
aksesori gaya—itu penyelamat. Simpan rapat, dan pastikan talinya aman.
Rekomendasi Warna Outfit Biar Terlihat “Mahal” di Foto Outdoor
- Hitam + olive: tegas, clean, dan cocok di
background sungai.
- Navy + putih: fresh, tetap rapi meski
basah.
- Beige + army: earthy, cocok untuk tema
alam.
- Pastel sporty: cerah tapi tetap kalem,
bagus untuk skin tone beragam.
Kuncinya: hindari terlalu banyak motif besar. Di
outdoor, warna solid lebih “nangkap kamera”.
![]() |
| Style sporty clean |
Risiko,
Himbauan, dan Catatan Penting
Rafting itu aktivitas seru, tapi tetap punya
risiko. Outfit yang tepat membantu mengurangi gangguan kecil yang bisa berubah
jadi masalah besar: terpeleset, lecet, atau hipotermia ringan karena terlalu
lama basah dan dingin.
Pegang prinsip ini: kalau outfit bikin kamu ragu bergerak, berarti bukan outfit yang tepat untuk rafting.
OOTD rafting yang bagus adalah yang membuat kamu fokus ke pengalaman, bukan sibuk membetulkan pakaian.
.webp)



