February 16, 2026

Jangan Salah Pilih! Alas Kaki Rafting Batu Malang 2026

Ekspresi Arung Jeram di Batu Malang
Pilihan alas kaki terbaik untuk rafting, dengan fokus pada medan batu licin dan kerikil tajam. Kamu akan tahu kenapa sandal gunung bertali belakang lebih aman dibanding sandal jepit atau sepatu kets biasa.

Kalau ada satu hal kecil yang sering bikin orang nyesel setelah rafting, itu bukan “kurang foto”, tapi salah alas kaki. Kamu mungkin mikir, “Ah gampang, pakai sepatu kets aja biar aman.”

 Eh pas selesai, sepatu jadi beban 2 kilo, kaus kaki ngangkat kulit, dan kaki lecet gara-gara gesekan. Atau lebih parah: pakai sandal jepit, terus kepleset di batu licin pas turun ke sungai. 

Momen seru jadi berubah jadi drama kecil yang bikin mood rombongan turun. Padahal, medan rafting di Batu Malang itu khas: batu licin, kerikil tajam, dan jalur keluar-masuk sungai 

yang kadang bikin kaki kerja ekstra. Biar kamu nggak kena “penyesalan receh” yang efeknya besar, ini panduan alas kaki terbaik untuk rafting, lengkap plus minusnya.


Kenapa Alas Kaki Itu Penting Saat Rafting

Banyak yang fokus ke pelampung dan helm, tapi lupa: kaki kamu yang paling sering kontak sama medan.

Medan Batu Itu Licin dan Tajam

Di beberapa titik, kamu akan menginjak batu kali yang licin (lumut + air = licin maksimal) dan kerikil tajam yang bisa “nyubit” telapak. Alas kaki yang salah bikin kamu:

  • gampang terpeleset saat put-in dan take-out
  • gampang luka kecil yang perihnya baru terasa setelah selesai
  • cepat capek karena kamu “nge-rem” langkah terus

Bukan Cuma di Air, Tapi Juga di Darat Basah

Rafting itu banyak transisi: turun tangga, jalan setapak, naik ke basecamp, kadang nunggu giliran di area becek. Jadi alas kaki harus kuat di dua dunia: basah dan berbatu.


Pilihan Paling Aman: Sandal Gunung Bertali Belakang

Kalau kamu butuh jawaban cepat: buat mayoritas peserta rafting, sandal gunung dengan tali belakang itu opsi paling aman dan realistis.

Kenapa Sandal Jepit Itu “No Debat” Harus Ditolak

Sandal jepit itu problemnya bukan cuma “kurang keren”, tapi:

  • gampang lepas kena arus
  • tidak ngunci tumit, jadi kaki sering “ngejar” sandal
  • sol biasanya licin kalau ketemu batu basah
  • jari kaki rawan kejedot batu

Kalau kamu sayang jempol kaki, please jangan.

Ciri Sandal Gunung yang Ideal untuk Rafting

Biar nggak salah beli, cek 4 hal ini:

  1. Ada tali belakang yang mengunci tumit
  2. Solnya punya grip kasar (bukan sol datar licin)
  3. Bahannya cepat kering dan nggak berat saat basah
  4. Tali depan nyaman, tidak menggesek kulit berlebihan

Tips Fit: Jangan Kebesaran

Sandal gunung yang kebesaran itu bikin kaki “geser-geser” saat basah. Ujungnya lecet di sela jari atau tumit. Patokan gampang: Telapak kaki “duduk” pas, tidak maju-mundur saat kamu langkah cepat.


💡 Baca Juga: OOTD Rafting untuk Gen Z, Tetap Kece di Foto, Tetap Aman di Sungai


Sepatu Kets: Kenapa Sering Jadi Pilihan yang Salah

Sepatu kets kelihatan aman, tapi buat rafting justru sering jadi sumber masalah.

Berat Saat Basah, dan Lama Kering

Begitu kets kamu kemasukan air, dia akan nyimpen air seperti spons. Akhirnya:

  • jadi berat
  • bikin langkah kamu lebih capek
  • setelah selesai, masih basah dan bau lembap

Risiko Lecet Lebih Tinggi

Kets yang basah + kaus kaki basah = gesekan. Apalagi kalau kamu banyak jalan dari/ke sungai. Lecetnya biasanya baru terasa pas udah di mobil, dan itu ngeselin.

Kapan Kets Masih Boleh Dipakai?

Kalau kamu punya sepatu yang memang “water shoes style” (cepat kering, bahan mesh, ringan), itu beda cerita. Tapi kalau kets harian biasa, mending skip.


Alternatif Lain: Water Shoes dan Sepatu Outdoor Ringan

Kalau kamu tipe yang tidak suka sandal, ada opsi lain yang masih masuk akal.

Water Shoes: Nyaman, Tapi Pilih yang Solnya Nendang

Water shoes itu enak karena:

  • nempel di kaki, tidak mudah lepas
  • ringan
  • cepat kering

Tapi hati-hati: beberapa water shoes solnya tipis. 

Kalau jalur banyak batu tajam, telapak bisa “protes”. Pilih yang solnya cukup tebal dan punya grip.

Sepatu Outdoor Drainage (Kalau Ada)

Ada tipe sepatu outdoor yang memang punya jalur keluar air (drain) dan cepat kering. Ini biasanya lebih nyaman buat rute yang banyak jalan kaki.

Team Healing Gen Z
Pose Sebelum Rafting

Checklist Cepat Memilih Alas Kaki Rafting

Kalau kamu lagi mepet dan butuh rumus kilat, pakai ini:

Wajib Ada

  • tumit terkunci (strap belakang atau model sepatu)
  • sol anti selip (grip jelas)
  • tidak berat saat basah
  • tidak mudah lepas ketika keseret arus

Hindari

  • sandal jepit
  • sepatu kets harian yang menyerap air
  • sepatu kulit atau bahan tebal yang lama kering
  • alas kaki baru yang belum pernah dipakai sama sekali (rawan lecet)


Tips Nyaman Biar Kaki Nggak “Adu Nasib” di Sungai

Alas kaki bagus tetap butuh trik kecil biar makin aman.

Potong Kuku Kaki dan Siapkan Plester

Kuku panjang gampang nyangkut dan bikin luka kecil. Plester kecil juga berguna kalau ada gesekan mendadak.

Pakai Kaos Kaki atau Tidak?

  • Kalau sandal gunung: sebagian orang nyaman tanpa kaos kaki, tapi kalau kamu kulitnya sensitif dan gampang lecet, kaos kaki tipis quick-dry bisa bantu.
  • Kalau sepatu cepat kering: kaos kaki quick-dry lebih aman daripada katun, karena katun nyimpan air.

Setelah Rafting: Bilas dan Keringkan

Bilas alas kaki dari pasir/kerikil kecil yang nyelip di tali. Ini simpel, tapi bisa mencegah lecet di sesi berikutnya.


Alas Kaki Terbaik untuk Rafting: Aman, Nyaman, Anti Drama

Rafting itu harusnya pulang bawa cerita seru, bukan bawa cerita “kakiku lecet sampai jalan pincang”. Alas kaki mungkin kelihatan detail kecil, 

tapi justru detail kecil yang paling sering bikin kamu nyesel kalau salah pilih. Kalau kamu pengin aman di batu licin, tetap nyaman di air, 

dan nggak ribet pas selesai, pilihlah alas kaki yang mengunci tumit, punya grip bagus, dan tidak jadi beban saat basah.



FAQ

1. Boleh nggak rafting pakai sandal jepit?

Sebaiknya tidak. Sandal jepit mudah lepas, tidak mengunci tumit, dan berisiko bikin kamu terpeleset di batu basah.

2. Kalau cuma punya sepatu kets, gimana?

Kalau terpaksa, siapin konsekuensinya: sepatu berat saat basah dan risiko lecet naik. Lebih aman cari alternatif seperti sandal gunung bertali belakang atau water shoes yang cepat kering.

3. Lebih aman sandal gunung atau water shoes?

Keduanya bisa aman kalau memenuhi syarat: tumit terkunci dan sol anti selip. Pilih sandal gunung untuk medan berbatu tajam, pilih water shoes kalau kamu lebih suka model sepatu dan solnya cukup tebal.

  • River Safety Basics (Footwear & gear tips)  americanwhitewater.org
  • Paddling Safety and Equipment  paddlesports.org
  • How to Choose Water Shoes  rei.com
  • Outdoor Footwear Care and Use  nols.edu

📝 Keterangan Panduan
✍️ Published by  Moh. Haidar Ibaddillah (HAI)
✍️ Editor by Yolanda Deva Apriliana Putri (yla)
 

Postingan Terkait

Cari Blog Ini

PROMO